dalam Blogging

Ciri-Ciri dan Contoh Nama Domain Yang Bagus

Berikut ciri-ciri dan contoh nama domain yang bagus.

Ciri-ciri nama domain yang bagus

1. Kreatif dan bermerek

Ingat: Nama domain kita adalah bagaimana pengunjung akan menemukan, mengingat, dan membagikan website kita. Ini adalah dasar dari merek kita.

Apa perbedaan utama antara nama domain yang bermerek unik dengan domain yang umum?

Nama domain bermerek memiliki ciri unik dan menonjol dari kompetisi, sementara nama domain generik biasanya diisi dengan kata kunci dan tidak mudah diingat.

Berikut cara menemukan nama domain yang lebih bermerek:

  • Buat kata-kata baru. Kita dapat membuat kata-kata baru kita sendiri yang menarik. Itulah yang dilakukan Google, Bing, dan Yahoo. Semua istilah ini belum pernah ada sebelumnya bukan?
  • Gunakan kata-kata yang ada. Kita dapat menggunakan tesaurus (buku sinonim) untuk menemukan kata-kata menarik yang sesuai dengan merek kita.
  • Gunakan generator nama domain. Alat-alat ini dapat membantu kita membuat nama domain unik sehingga kita mendapatkan merek dari ide dan kata kunci domain awal kita.

2. Tetap Ringkas

Lebih ringkas, lebih mudah diingat. Setuju ya?

Menurut penelitian dari DataGenetics.com, panjang nama yang paling umum adalah sekitar 12 karakter.

Domain name lenght distribution. Sumber: DataGenetics.com

Semua data ini menunjukkan bahwa kita harus menjaga nama domain kita tetap ringkas. Bidik 6-14 karakter -dan ingat: semakin pendek, semakin baik.

Kemungkinan besar nama domain yang pendek sudah dibeli dalam waktu yang lama dan dijual kembali dengan harga yang mahal. Jika kita tidak dapat menemukan sesuatu yang pendek, kita harus membuat merek yang unik. Munculkan kata yang sebelumnya belum pernah terdengar.

Situs saya sendiri – dedipurnomo.com persis 11 karakter.

3. Mudah Diketik

Pikirkan beberapa situs web paling populer di dunia. Apa yang terlintas dalam pikiran kita?

Google, Facebook, Twitter, Instagram, Yahoo, CNN, detik, liputan6, rumaysho ..

Satu hal besar yang mereka miliki bersama adalah bahwa mereka semua mudah dieja.

Calon pengunjung kita harus bisa mengetikkan nama domain kita tanpa masalah. Jika kita harus menjelaskan ejaan lebih dari sekali agar bisa dipahami, itu terlalu rumit!

Hal terakhir yang tidak diinginkan oleh semua pemilik website adalah bahwa pengunjung potensial salah ketik domain kita dan berakhir di situs web yang berbeda!

4. Mudah Diucapkan

Semudah nama domain kita untuk diketik, semudah itu juga seharusnya domain kita diucapkan.

Mudahnya domain untuk diucapkan akan memudahkan pengunjung dalam membagikan nama domain kita dari mulut ke mulut dan memudahkan kita untuk membagikan situs kita kepada teman dan pelanggan potensial ketika kita berbincang-bincang dengan mereka.

Kita dapat menguji ini dengan cara menuliskan nama domain kita di selembar kertas dan minta 10 orang untuk mengucapkannya. Jika lebih dari beberapa orang kesulitan mengucapkannya, kita harus menyederhanakannya.

Inilah yang perlu diingat: Kita ingin nama domain kita mudah kita ucapkan. Satu-satunya cara agar hal itu dimungkinkan adalah jika 1) mudah dibaca/ditulis dan 2) mudah diucapkan.

5. Hindari tanda hubung dan Angka

Ingat bagaimana nama domain kita harus mudah dieja dan diucapkan?Nah, tanda hubung dan angka membuatnya lebih sulit.

Bayangkan jika nama domain Facebook ada tanda hubungnya…

Jadi kita mesti ngomong gini, “Eh bro.. kamu pernah lihat itus baru Face-Book? Situnya ada tanda hubungnya. Face, strip lalu book.”

Facebook mungkin tidak menjadi seterkenal sekarang jika itu yang terjadi.

Garis bawahi ini! Nama domain kita harus halus dan kuat – tanda hubung dan angka menghalangi hal itu.

6. Pertimbangkan Menggunakan Kata Kunci

Kata kunci dapat membantu meningkatkan SEO website kita -kita perlu melangkah hati-hati di sini!- Jika kita mencoba memasukkan kata-kata kunci dengan canggung ke dalam domain kita, itu akan dianggap umum (seperti yang kita bahas sebelumnya).

Jika kita memilih untuk menggunakan kata kunci, letakkan kata kunci di awal domain kita. Di situlah mereka akan menjadi yang paling kuat untuk peringkat kita.

Anda dapat menemukan kata kunci dengan alat-alat seperti Google Keyword Planner dan Keywordtool.io.

Baca: Cara Mencari Keyword Yang Tepat Dengan Google Keyword Planner

7. Pikirkan Jangka Panjang

Longterm thinking apa yang perlu dipersiapkan? Kita haurs memikirkan ini karena domain kita akan menjadi salah satu elemen terbesar yang mendefinisikan merek kita sendiri selama bertahun-tahun.

Jika kita memutuskan untuk mengubah domain di masa mendatang, kita akan dikenakan biaya uang, peringkat, dan peringkat SEO. Kita harus memulainya dari nol. Ini sangat menyediahkan!

Saat kita memilih domain kita, pertimbangkan rencana jangka panjang.

Misalnya, jika perusahaan kita bergerak dibidang optimasi situs web dengan SEO, kita dapat memilih nama domain seperti, “LaskarSEO.com

Jika kita berpikir  untuk memperluas ke layanan pemasaran digital yang lebih umum di masa depan, seperti pemasaran email, PPC, dll. Maka akan lebih bijaksana untuk mempertimbangkan kembali nama domain “LaskarSEO.com“.

Karena itu, ingatlah visi jangka panjang saat memilih nama domain.

8. Periksa Ketersediaan Link Media Sosial dan Merek Dagang

Sebelum kita melanjutkan dengan nama domain tertentu, periksa untuk melihat apakah nama itu tersedia di situs media sosial, serta apakah ada merek dagang yang sudah terdaftar untuk nama tersebut?

Untuk membangun merek kita, sangat ideal untuk memiliki nama yang sama di seluruh domain dan jejaring sosial. Ini akan membangun keakraban dan memudahkan pengunjung, penggemar, dan pelanggan mengingat dan menemukan bisnis kita.

Hindari masalah hukum, kita harus menjauh dari nama-nama yang sudah memiliki merek dagang.

Bagaimana kita dapat dengan cepat memeriksa jaringan sosial dan merek dagang untuk nama domain potensial usaha?

Sangat mudah!

Hanya dengan mengunjungi situs namechk.com kita sudah bisa melihat ketersediaan domain.

Caranya adalah cari nama domain potensial kita – ini akan menunjukkan kepada kita apakah itu tersedia di lebih dari 25 jejaring sosial populer.

Usahakan pilih yang masih tersedia di semua jejaring sosial.

Misalnya:

domain: www.dedipurnomo.com
url facebook: www.facebook.com/dedipurnomocom
url instagram: www.facebook.com/dedipurnomocom
url twitter: www.facebook.com/dedipurnomocom

Usahakan sama..

9. Gunakan Ekstensi Nama Domain yang Tepat

Satu hal yang sepertinya banyak disepakati orang tentang TLDs (Top Level Domain). Bahwa “.com” masih yang terbaik.

Mengapa?

Karena domain “.com” adalah yang paling akrab dan paling mudah diingat.

Meskipun ada banyak situs web yang sukses dengan “.net” dan “.org”, situs web kita mungkin akan lebih baik jika memiliki ekstensi “.com”.

Saran saya: Pergi dengan .com. Jika itu sudah dipakai orang lain, coba dengan .net atau .org. Jika ini sudah diambil juga, kita sebaiknya memikirkan ulang nama domain baru.

Hindari ekstensi aneh seperti “.club”, “.space”, “.pizza” dan sebagainya.

10. Pertimbangkan Rasa Percaya Diri

Setiap hari, setiap saat, setiap waktu, kita bisa memperkenalkan nama domain kita kepada orang-orang yang kita temui.

Bayangkan kalau nama domain itu kita cetak di baju atau di topi, atau di tas dan tempat yang lainnya. Kita percaya diri atau tidak ketika menggunakan pakaian itu?

Kalau percaya diri, maka gunakan itu. Itu intinya.

Kiat Tambahan Artikel Ciri-Ciri dan Contoh Nama Domain Yang Bagus:

  • Jika kita memulai blog, podcast, atau situs web pribadi kita, mungkin yang terbaik adalah menggunakan nama kita sendiri!Ini membantu kita menjadi lebih dikenal. Ini pernah saya bahas pada artikel https://www.dedipurnomo.com/website-eksis-dengan-cara-berbeda/
  • Sekarang, kalau nama kita agak panjang, sulit dieja/ diucapkan, atau domain sudah diambil, pertimbangkan untuk menggunakan nama panggilan atau bahkan kombinasi nama depan dan nama tengah.

Kesimpulan:

Nama domain akan berdampak signifikan pada keberhasilan dan potensi situs web kita. Pastikan Anda mempertimbangkan dengan cermat untuk memilih domain – gunakan 10 tips ini untuk membantu memilih domain terbaik.

Salam,
Dedi Purnomo

Tulis komentar

Komentar

Webmentions

  • Cara Membuat Blog Pribadi - Dedi Purnomo

    […] .u9626b128bc5bd02bf4fa0f26d1452888{padding:0;margin:0;padding-top:1em!important;padding-bottom:1em!i… […]